El John Media Logo
BerandaBeritaDosen Fisika UBB Dampingi Guru MGMP Fisika Wilayah II Babel Manfaatkan AI untuk Pengembangan Bahan Pembelajaran

Dosen Fisika UBB Dampingi Guru MGMP Fisika Wilayah II Babel Manfaatkan AI untuk Pengembangan Bahan Pembelajaran

N
Noni De Lima
10 Agustus 2026
3 menit baca
31 pembaca
Dosen Fisika UBB Dampingi Guru MGMP Fisika Wilayah II Babel Manfaatkan AI untuk Pengembangan Bahan Pembelajaran
Bagikan:

— Dosen Program Studi Fisika Universitas Bangka Belitung (UBB) melaksanakan pelatihan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penyusunan bahan pembelajaran serta pengenalan manajemen AI Learning Assistant (AILA) bagi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika Wilayah II Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan yang dilaksanakan di SMAS Setia Budi Sungailiat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema Program Kemitraan Masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pendampingan perguruan tinggi kepada guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pembelajaran, khususnya pemanfaatan AI untuk mendukung proses pengembangan bahan ajar. Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya diperkenalkan pada konsep dan potensi AI dalam pendidikan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan penggunaannya dalam menghasilkan bahan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Pelatihan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua MGMP Fisika Wilayah II, Sunariyo, M.Pd., Kepala SMAS Setia Budi Sungailiat, serta Ketua Tim Pengabdi, Indah Puspita, S.Si., M.Si.

Dalam sambutannya, Ketua MGMP Fisika Wilayah II, Sunariyo, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut turut mendukung Program Hari Belajar Guru melalui penguatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Kegiatan ini mendukung Program Hari Belajar Guru dengan memberikan ruang bagi guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya, khususnya dalam memanfaatkan teknologi AI. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengembangan bahan ajar dan LKPD sehingga pembelajaran dapat terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” ungkap Sunariyo.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh anggota tim pengabdi. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan AI dalam penyusunan bahan pembelajaran serta pengenalan konsep dan manajemen AILA. Peserta juga diperkenalkan pada cara memanfaatkan AI secara lebih terarah sebagai alat bantu dalam merancang pembelajaran.

Tidak berhenti pada penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penyusunan bahan ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Para guru secara langsung mencoba mengembangkan produk pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi AI, sementara tim pengabdi memberikan pendampingan selama proses penyusunan.

Ketua Tim Pengabdi, Indah Puspita, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa pemanfaatan AI dalam pembelajaran perlu ditempatkan sebagai teknologi pendukung yang memperkuat peran guru, bukan menggantikannya.

“Pemanfaatan AI dalam pembelajaran bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi alat bantu yang dapat mendukung guru dalam mengembangkan bahan ajar yang lebih kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru perlu mengikuti perkembangan teknologi agar pembelajaran juga terus berkembang mengikuti tuntutan zaman,” ujar Indah.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan memiliki pemahaman dan pengalaman praktis dalam memanfaatkan AI untuk mendukung pengembangan bahan pembelajaran. Selain meningkatkan keterampilan dalam menggunakan teknologi, kegiatan tersebut juga mendorong guru untuk lebih kritis dalam memilih, mengembangkan, dan menyesuaikan hasil AI dengan tujuan pembelajaran serta karakteristik peserta didik.

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Fisika UBB dalam mendukung peningkatan kompetensi guru sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, pemanfaatan teknologi AI diharapkan dapat berkembang dari sekadar pengenalan teknologi menjadi praktik nyata yang memberikan kontribusi terhadap kualitas pembelajaran Fisika di sekolah.

 

Ads
N

Penulis

Noni De Lima

Tim redaksi El John Media yang berfokus pada liputan pariwisata, bisnis, dan gaya hidup Indonesia.