El John Media Logo
BerandaBeritaKemenhub Jamin Harga Tiket Pesawat Nataru 2026/2027 Tetap Terjangkau

Kemenhub Jamin Harga Tiket Pesawat Nataru 2026/2027 Tetap Terjangkau

S
Sigit Purnomo
2 Oktober 2026
3 menit baca
7 pembaca
Kemenhub Jamin Harga Tiket Pesawat Nataru 2026/2027 Tetap Terjangkau
Bagikan:

El John News, Jakarta - Pemerintah memastikan keterjangkauan harga tiket pesawat menjadi salah satu perhatian utama dalam menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. Sejumlah stimulus dan penyesuaian komponen biaya penerbangan tengah disiapkan agar masyarakat tetap dapat bepergian dengan harga yang terjangkau.

Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agustinus Budi Hartono mengatakan pemerintah telah menjadikan keterjangkauan tarif penerbangan sebagai prioritas menjelang periode Nataru.

"Nantinya, masyarakat masih bisa melakukan bepergiannya dengan harga tiket tentunya yang pasti terjangkau. Itu sudah pasti," ujar Agustinus d di Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).

Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah adalah pemberian stimulus Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP). Saat ini, aturan mengenai stimulus tersebut dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) masih dalam tahap penyusunan dan menunggu proses harmonisasi.

Agustinus memperkirakan besaran PPN DTP yang diberikan nantinya berada pada angka yang sama dengan tarif PPN yang berlaku, yakni 11 persen.

Selain melalui kebijakan perpajakan, pemerintah juga tengah mengkaji penyesuaian sejumlah komponen biaya penerbangan yang berpengaruh terhadap harga tiket. Dua komponen yang menjadi perhatian adalah Passenger Service Charge (PSC) dan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge.

Meski demikian, besaran penyesuaian untuk kedua komponen tersebut belum ditetapkan. Pemerintah masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

"Jadi nanti kita akan diskusikan mungkin dalam waktu dekat," kata Agustinus.

Kemenhub Perkuat Pengawasan Keselamatan Penerbangan

Tidak hanya persoalan tarif, Kemenhub juga menyiapkan langkah untuk memastikan aspek keselamatan dan kelancaran penerbangan selama periode Nataru.

Kemenhub akan mengoperasikan posko terpadu sebagaimana dilakukan pada periode angkutan libur sebelumnya. Pengawasan terhadap kesiapan armada juga akan diperkuat melalui pemeriksaan pesawat oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) bersama seluruh Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) dari wilayah 1 hingga 10.

"Pemeriksaan pesawat baik itu sebelum Nataru maupun pada saat Nataru," ujar Agustinus.

Maskapai penerbangan juga diminta memastikan seluruh pesawat yang dioperasikan berada dalam kondisi laik terbang. Kesiapan armada menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran operasional, terutama ketika permintaan penerbangan meningkat selama masa liburan.

Menurut Agustinus, kondisi pesawat yang tidak siap dapat menimbulkan gangguan pada rotasi penerbangan. Dampaknya bisa merembet menjadi keterlambatan pada penerbangan berikutnya.

"Biasanya kalau sudah mulai lagi peak season itu keterlambatannya panjang akan jadi berita viral. Itu tidak kita inginkan," ujarnya.

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan kebijakan diskon tiket pesawat dan angkutan transportasi pada periode liburan, termasuk Nataru, sebagai bagian dari stimulus ekonomi semester II 2026.

"Terkait dengan diskon transportasi dan juga diskon untuk angkutan udara selama liburan sekolah nanti dan juga untuk Nataru," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).

Untuk periode Nataru, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp161,4 miliar dengan target penerima manfaat sebanyak 2.874.581 orang.

Sementara itu, skema PPN DTP 100 persen disiapkan untuk tiket pesawat udara penerbangan domestik kelas ekonomi. Anggaran PPN DTP untuk periode Nataru disebut mencapai sekitar Rp722 miliar, dengan target penerima manfaat sekitar 3,7 juta penumpang.

Berbagai kebijakan tersebut disiapkan pemerintah untuk menjaga keterjangkauan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas selama periode libur Nataru 2026/2027.

Ads
S

Penulis

Sigit Purnomo

Tim redaksi El John Media yang berfokus pada liputan pariwisata, bisnis, dan gaya hidup Indonesia.